Tya Ariestya Blak-blakan 5 Tahun Tak Beli Tas Mewah
Jakarta – Tya Ariestya mengungkapkan perubahan besar dalam gaya hidupnya. Ia mengaku sudah lima tahun terakhir tidak membeli tas mewah, keputusan yang diambil demi mengatur keuangan dan memprioritaskan kebutuhan keluarga.
Fokus pada Prioritas
Dalam beberapa kesempatan, Tya menjelaskan bahwa dulu ia cukup gemar mengoleksi barang branded. Namun seiring waktu, pandangannya berubah. Kini, ia lebih memilih mengalokasikan penghasilan untuk hal-hal yang lebih penting seperti investasi, pendidikan anak, dan kebutuhan rumah tangga.
Menurutnya, membeli barang mahal bukan lagi menjadi ukuran kebahagiaan atau pencapaian hidup.
Lebih Bijak Mengelola Keuangan
Keputusan ini juga berkaitan dengan kesadaran finansial. Tya menyebut bahwa kebiasaan konsumtif bisa berdampak jangka panjang jika tidak dikontrol. Dengan mengurangi pengeluaran untuk barang mewah, ia merasa lebih tenang dan memiliki kontrol lebih terhadap keuangan.
Langkah ini sekaligus menjadi contoh bahwa publik figur pun kini mulai mengedepankan gaya hidup sederhana meski memiliki kemampuan finansial yang lebih.
Tren “Less is More”
Apa yang dilakukan Tya sejalan dengan tren gaya hidup minimalis yang kini banyak diikuti anak muda. Prinsip “less is more” atau hidup secukupnya dinilai lebih memberi ketenangan dibanding terus mengejar gaya hidup glamor.
Banyak orang mulai menyadari bahwa nilai sebuah barang tidak selalu sebanding dengan manfaat jangka panjangnya.
Respons Warganet
Pengakuan Tya ini pun mendapat beragam respons positif dari warganet. Banyak yang mengapresiasi sikapnya yang dianggap realistis dan inspiratif, terutama di tengah maraknya budaya pamer di media sosial.
Dengan keputusan tersebut, Tya Ariestya menunjukkan bahwa hidup sederhana bukan berarti kekurangan, melainkan bentuk kontrol diri dan perencanaan masa depan yang lebih matang.